Menu Bekal Sekolah Anak : Spagetti Aglio Olio

DD sudah masuk sekolah dari tahun lalu, jadi kenapa baru bikin postingan resep bekalnya sekarang, buu….

Ya karena baru sempet πŸ˜€

Baik itu sempet masaknya yang macem2 maupun sempet potonya buat konten blog πŸ˜€

Awal masuk sekolah, ada ketentuan dari sekolahnya untuk bawa bekal, dan bekalnya ga boleh frozen food, ga boleh snack yang banyak msg nya (gampangnya: ciki2an), dan apalagi ya kok saya lupa.. Selama playgrup kemaren yang masuknya cuma 3 kali seminggu saya masih agak nyantai ya. Ya ga senyantai itu juga sih karna nyiapinnya tiap pagi, bukan dari malam sebelumnya.

Nah kemarin mumpung lagi merasa bekelnya lucu, saya foto deh. Yuk cuss aja resepnya, gampang banget ini soalnya.

Bahan:

  1. spagetti : 1 genggam kecil
  2. minyak : 2 sendok makan
  3. sosis/ daging cincang/ daging asap/ tuna: 2-3 sendok makan
  4. bawang putih: 2 siung ukuran sedang
  5. cabai merah: 1/2 buah
  6. garam: 1/2 sendok teh
  7. merica: 1/4 sendok teh
  8. air untuk merebus spageti, sekitar 300-400ml
  9. minyak untuk merebus spageti, 1-2 sendok makan

Cara membuat:

  1. rebus spageti sampai al dente ,Β campurkan minyak dalam rebusan air agar spageti tidak lengket, tiriskan
  2. potong2 sosis atau siapkan daging cincang/daging asap/ tuna, sisihkan.
  3. iris2 bawang putih dan cabai merah
  4. nyalakan kompor, tuangkan minyak untuk menumis ke dalam wajan, masukkan irisan bawang putih dan cabai merah sampai harum, masukkan potongan sosis, aduk sampai matang.
  5. bumbui dengan garam dan merica
  6. masukkan spageti, aduk2 hingga tercampur
  7. matikan kompor, tata dalam tempat bekal.

spagetti aglio olio

Yang jadi masalah adalah DD susah makannya (kaya emaknya). Pulang2 itu spageti boleh dibilang masih utuh πŸ˜₯

Pas ditanya kenapa ga dimakan, katanya buru-buru mau main ke playground, tangannya capek kalau makan T_T

Bubunya sedih, akhirnya sore disuapin, dan habis dong. Kan sedih ya 😐

Tapi bubunya ga patah semangat (lagi semangat aja sih) buat nyari makanan lain buat bekalnya DD.

JSR adalah …

Sejak puasa ramadhan kemaren, saya menemui banyak orang memposting foto minuman infused water mereka dengan hashtag #JSR. Wow, apaan nih. Selain itu juga mereka mengetag akun ig: @zaidulakbar dan juga @sulistyowati_05

Ternyata itu adalah konsep mengatur pola makan sehat yang diklaim digunakan oleh Rasulullah. Tetapi dengan semakin banyak pengikutnya alias semakin populer, banyak juga yang keberatan dengan penggunaan nama Rasulullah dalam nama pola makan (atau minum ya, lebih tepatnya?) tersebut. Sehingga akhirnya untuk mengakomodasi keinginan tersebut, padahal hashtagnya sudah rame JSR, diganti jadi JSR adalah Jurus Sehat Rame-rame (bisaaaa…) alih-alih Jurus Sehat Rasulullah.

CMIIW ya, saya juga masih belajar soalnya.

Yang saya tangkep dari JSR ini adalah menghindari makanan yang tinggi gula, gluten, penyedap sintetik dan pengawet. Gorengan udah pasti keluar dari pola makan. Tepung terigu dan turunannya, jadi bakwan itu udah kombo tepung dan gorengan. Mie instant, no. Brownies dan kue2 juga lah ya (huhuhuhu T_T), nasi pun diganti dari nasi putih jadi nasi merah (minimal, atau shirataki). Dalam pola makan ini juga sangat menyarankan konsumsi kacang2an sebagai sumber protein dibanding daging merah. Susu sapi lebih baik diganti dengan susu dari kacang2 tersebut, misal susu almond, atau boleh juga susu kambing murni. Dan yang utama adalah konsumsi air alkali/air nano/insfused water.

Nah, air infuse inilah yang seringnya mendapat porsi lebih di feed foto-foto instagram saya. Soalnya variasinya banyak. Ada jadwalnya pula. Aturannya adalah siklus 3 hari, rimpang, buah, dan sayur hijau.

Misal:

hari 1: rimpang (2 jenis, misal: jahe+kunyit, jahe+ketumbar, Jahe+ kayu manis, Kunyit+lada hitam, dsb).

hari 2: buah (2 jenis, misal: strawberry+anggur, kiwi+belimbing, nanas+belimbing), dsb

hari 3: sayur hijau (2 jenis, misal sawi+timun, kale+seledri, dsb).

Lalu hari ke-4 balik seperti hari ke-1, hari ke-5 seperti hari ke-2, hari ke-6 seperti hari ke-3, dst muter terus.

Disarankan juga untuk mengkonsumsi kurma, jadi kurma bisa masuk di campuran setiap infused water itu. Gabungin kurma ke semua, ga masyalah. Yang sering saya lihat campurannya malah macam2, misal nanas + kayu manis, jahe + lemon + timun +mint, dsb. Seingat saya, yang rumus 3 hari itu adalah untuk mendetoks tubuh dari gula, gluten, dan sebangsanya. Mungkin kalau sudah 7 hari bisa bebas campuran infusd waternya, asal mengandung rimpang, buah, dan sayur.

kalau mau lihat2 cari aja hashtagnya, #infusedwater #resepJSR dsb. Banyak dan bagus2 loh.

Kalau saya sempet bikin infused waternya pas ramadhan aja. Setelah ramadhan ilang lagi telatennya. Karena kunci dari pola hidup dan makan sehat apapun kan sebenarnya telaten ya. Yang saya masih bikin sampai sekarang sih ini:

jahe kunyit lemon madu
jahe, kunyit, lemon, madu

diseduh pakai air panas. Itu jahe dan kunyit dikupas, dicuci, diiris tipis2, lalu diseduh air panas. Setelah itu peresin lemon, airnya akan berubah warna! Dari oranye gelap menjadi kuning terang macam minuman energi extr*j*ss itu loh. Setelah agak anget baru kasih madu.

Awalnya saya bikin ini malam pulang kerja, maksudnya biar ga capek gitu. Eh 2 malam berturut-turut saya ga bisa tidur karena rasanya seger. Segernya sampe lanjut ke pagi harinya loh. Ga ngantuk. Ternyata ga saya aja, suami juga. Jadi pengen tidur tapi ga bisa pas malem, pas siang badan juga seger. Dicari2 penyebabnya, ternyata ya minuman ini.

Akhirnya saya ganti waktu minumnya, pas pagi. Biar malamnya bisa tidur pulas, paginya seger. Tapi jadi minuman energi yang kuat efeknya itu kayanya setelah saya campuri kunyit deh. Pas lemon madu jahe saja, ga segitunya (atau pas itu saya pas lagi mau flu aja, jadi badan masih fokus ke peningkatan imun dari flu ya?). Karena emang pas itu mau flu, minum jahe madu lemon, flunya ga jadi tuh, dibawa tidur, besoknya udah baikan.

Sekarang lagi agak radang, semoga cepet baikan juga deh minum ini. Biar bisa makan ini lagi:

ayam cabe hijau
ayam cabe hijau + kol goreng

duh ini makanan di belakang kantor, saya masih belum bisa tahan godaannya.

Selamat mencoba hidup sehat,

dan doakan saya juga yaa πŸ˜€

 

Modisco

Ada yang tau maksud judul tulisan ini? ga tau? sama, awalnya juga saya ga tau.

Awalnya, di toko depan jalan rumah yang jual macam2 makanan dari timur tengah dan oleh2 umroh, saya iseng2 liat2 dan berbelanja. Beli kurma, kismis, dan buah tin. Buah tin ini nanti rencananya saya bikin postingan tersendiri. Nah, sambil makan buah tin, sambil googling manfaatnya yang ternyata banyak, salah satunya adalah menambah berat badan.

Sebagai orang dengan tipe tubuh ectomorph yang susah gemuk, tentu iming-iming menambah berat badan jadi bikin buah tin lebih berkilau2 gitu di mata saya.

Ini referensi bentuk tubuh yang sesuai ya,Β bentuk tubuhΒ intinya sih, yang ecto susah gemuk, yg meso itu ideal, dan endo susah kurus.

Sempet pula akhirnya kepancing googling lanjutan, di situ resepnya makan pisang 2 buah di pagi hari dilanjut dengan susu yang ditambah mentega. Err…susu campur mentega bakal jadi se eneg apa yak… Tapi gooling lanjutan tentang susu+ mentega ini membawa saya mengenal lebih lanjut modisco ini.

Modisco (modified dried skimmed milk and coconut oil) adalah nutrisi untuk mengobati gangguan gizi atau kekurangan energi protein. Formulanya adalah susu, gula dan minyak (mentega) dan berhasil mengatasi masalah anak dengan gizi buruk di Afrika (atau Indonesia di NTT?). Konon, merk susu formula tertentu milik kita semua juga berasal dari singkatan susu, gula, dan minyak/ mentega ini… tau kan merk apa? :wink

Nah, pemberian nutrisi tinggi kalori ini diperuntukkan untuk orang/ anak dengan gizi buruk, gizi kurang, kurang BB, atau anak sehat dengan tubuh kurus. Tapi tidak diperbolehkan untuk anak di bawah usia 6 bulan, anak gemuk, dan anak dengan gangguan kerja ginjal.

Jadi, saya boleh dong mengkonsumsi ini ya, nanti kalo perut ga masalah dicobain deh ke anak.

Selanjutnya, suatu hari saya mulai bereksperimen. Mencampur susu cair segelas (UHT plain) dengan sesendok gula pasir dan sesendok mentega (di beberapa referensi mentega ini diganti margarin atau bahkan minyak sayur biasa). Dipanaskan di panci sampai menteganya cair, terus diminum anget2. Eh, kok enak. Kok ga eneg. Tapi tunggu dulu 12 jam siapa tau perut bermasalah karna intoleransi lactose.

Ditunggu ga ada masalah, mulai deh cobain ke anak. Si anak doyan. Trus dirutinin malah jadinya sebelum bobo mimik modisco ini. Kalo ibunya, sebelum minum ngemil buah tin dulu sebuah-dua buah. Trus lanjut dengan modisco ini.

Dan, jreng jreng….. naik 2 kilo dalam 5 hari, aku sungguh bahagia ^__^ (*nyengir sampai kuping)

Anak gimana? kayanya masih segitu2 aja, mungkin karna sedang lasak2nya, jadi kalori yang masuk segede apapun langsung dibakar sama tubuhnya. Yasudah.

oiya, kalo belum tahu bedanya mentega sama margarin, belajar duluΒ beda mentega dan margarin

Kalau saya kemaren pakai yang merk ini:

8196178_73deecfd-7400-410f-a5be-a9164e41d9e0
source: tokopedia

pemberian modisco bisa dihentikan bertahap kalau berat badan sudah mencapai batas yang diinginkan.

Oh, satu lagi sih, sebetulnya beberapa orang dekat yang udah lama ga ketemu juga mulai komen kalo pipi saya mulai agak berisi dibanding sebelumnya, mungkin karena sekarang udah kumpul dan ga LDM lagi ya, mana udah sekantor bareng berangkat pulang bareng, jadi intinya sih saya lebih hepi aja jadi keliatan gemukan, hehehe πŸ˜€

Tapi ga ada salahnya dicoba, it works! πŸ˜‰

baca juga:

JSR adalah …

Resep Overnight Oats Simple

Resep Overnight Oats Simple

Berawal dari keisengan googling buat booster bb anak, buat mengembalikan bbnya yang agak turun karena habis sakit kemaren. Cari-cari bahan makanan yang tinggi kalori dan sehat dan bla bla bla lainnya. Ketemulah sama salah satu bahan makanan, yang dulu sempet rajin dikonsumsi di awal-awal mpasi, sampai umur setahunan lebih dan ditinggalkan setelah anak mengenal GTM. Oatmeal! Makanan yang cuma anak dan emaknya yang doyan, dan akhirnya cuma emaknya doang. Dan atas prinsip ekonomis jadi jarang dibeli, karna ya buat apa.. emaknya doang yang doyan dan emaknya doyan banyak makanan 😁 jadi si oatmeal ini agak terlupakan.

Sempet keinget lagi kemaren pas buka twitter sempet klik tombol like atas postingan seorang selebtwit yang bagi resep overnight oat buat suaminya. Intinya overnight oat ini oat yang direndem semaleman trus dikasih topping suka-suka. Hmm, belum pernah nyoba dan lumayan tertarik karena ga perlu masak2, jadi mari kita liat bahan2 apa aja yang diperlukan.

Bahan-bahan:

  1. Oatmeal. Resep aslinya pake rolled oat, dicari di supermarket ga ada jadi seadanya aja, oatmeal instan yang bungkusnya warna merah. taulah ya..
  2. Susu cair tawar/ air putih hangat. Saya pake susu UHT literan, merk bebas..
  3. Chia seed. atau granola atau apalah itu biji-bijian. saya skip karna ga sempet nyarinya.
  4. yogurt tawar/ rasa. Saya skip.
  5. Madu atau sirup maple. Saya skip karena entah kenapa saya udah agak turun toleransinya sama kadar gula yang terlalu tinggi. Kalo masih suka manis ya kasih aja.
  6. Topping buah2an. Kebetulan mbak selebtwitnya semacam pake manggis, di beberapa resep lain boleh pisang, alpukat, dsb bebaas..
  7. mason jar. utamanya sih botol kaca bertutup, jadi saya pake aja botol kaca bekas madu, ada tutupnya.

Cara buat:

  1. tuang oatmeal ke dalam mason jar.
  2. tuang susu cair ke dalam mason jar dengan perbandingan yang sama dengan oatmeal. misal oatmeal 1/2 cup maka susu cair sama 1/2 cup.
  3. aduk oatmeal dan susu.
  4. tambahkan bahan2 lain di atas rendaman oat, seperti chia seed, yogurt, dan terakhir topping buah2an.
  5. tutup mason jar dan masukkan kulkas.
  6. diamkan oat minimal 3 jam, lalu siap disantap.

Saya udah 2 kali bikin overnight oat ini. Yang pertama pake kurma dan plum merah. Saya buat malam jam 9, paginya saya masukin ke tas dan di kantor masukin kulkas lagi, siang jam 2 setelah makan siang tapi masih laper jadi saya makan. Duh enak karena adem dingin di tenggorokan, not too sweet which is good, kurmanya padahal saya pake kurma mesir yang kalo dimakan sendirian bisa bikin batuk saking manisnya. Tapi kemaren manisnya nyampur ke oatmealnya jadi enak. Yang agak bikin kurang adalah justru plum merahnya. Ga asem dan malah bikin pahit jadi saya bertekad menggantinya sama kismis. Cuss sorenya pulang kantor beli kismis dan malamnya buat lagi overnight oat dengan komposisi yang sama, cuma plumnya diganti kismis.

Siang ini saya keluarin dari kulkas, ternyata kismisnya jadi agak ngembang. Gapapa. Rasanya? Enyyyaak bikin bahagia ^_^

ga mikirin kalori ga mikirin diet cuma mikir enak πŸ˜€

ga ribet pun cuma cemplung2 lalu simpen di kulkas. sungguh penemuan yang musti dapat nobel.