Ide Bermain Anak 1-3 tahun

Semalam, saya melihat WA status teman kantor yang duduknya di sebelah meja. Video anaknya yang usianya 1+ sedang bermain puzzle kenop hewan. Saya lihat, anaknya anteng duduk dan mencocokkan puzzle, dan bisa! Yeaay, saya ikut senang menontonnya. Lebih senang lagi, soalnya saya yang merekomendasikan puzzle itu ke ibunya, hohoho..

Jadi, beberapa waktu sebelumnya, si ibu bertanya pada saya, mainan apa ya yang bagus buat anaknya. Saya memutar otak, mengingat2 jaman DD usia segitu saya belikan apa ya. Karena jujur, sejak DD masuk sekolah, utamanya sejak di jenjang TK A yang masuk Senin-Jum’at ini, saya udah jarang banget mikirin mainan dan aktivitas edukatif buat dia. Rasanya saya hanya meneruskan aktivitas yang rutin aja, kaya bacain buku sebelum tidur, hafalan surat2 pendek juga boleh dibilang saya ga mengajarkan surat baru, hanya membantu DD menghafalkan yang dia dapat dari sekolah. Saya benar2 terbantu dengan aktivitas dari sekolahnya yang saya yakin sudah membantu memaksimalkan potensi tumbuh kembangnya, alhamdulillah.

Balik lagi ke ide bermain buat anak, ya. Yang saya ingat, saya dulu membelikan puzzle kenop dengan berbagai tema. Kenapa puzzle kenop? Karena dia bentuknya 1 puzzle satu objek, jadi bukannya menyusun kepingan2 puzzle membentuk satu objek. Buat saya, ya menyesuaikan usia anaknya saja. Semakin besar tentu tingkat kerumitannya bertambah jadi bisa diarahkan untuk puzzle yang beneran. Tapi, puzzle kenop memang saya sarankan untuk memperkenalkan anak dengan konsep puzzling ini.

Jadi kepikiran deh, kalau saya bisa merasa senang kalau saran saya bisa bermanfaat buat teman saya itu, kenapa ga saya bagikan saja di blog biar manfaatnya bisa ditemukan orang2 yang memang lagi nyari, wkwkk… jadi..yuk here we go!

  1. puzzle kenop

Itu contohnya ya. Satu objek, satu puzzle. Bisa buat memperkenalkan nama benda (bentuknya apa aja loh, ada bentuk geometri, alfabet, angka, hewan hutan, hewan laut, alat transportasi, sayuran, buah, dsb) juga melatih koordinasi mata, tangan dan melatih penalaran. Harganya juga terjangkau, mungkin sekitar 20-30rb an, di online shop banyak.

2. pasir sintetis

Mainan pasir sintetis ini anak juga suka, tapi biasanya ibu atau pengasuhnya yang ribet beresin setelahnya, wkwk.. Ini juga bagus untuk melatih motorik halus anak, juga sensorinya, jadi anaknya ga gelian. Bisa bikin cetakan2 bentuk pasir sambil coba bercerita, melatih imajinasi dan kemampuan verbalnya.

mainan_pasir__playsand__cetskan_1457136312_d8d04784maxresdefault

3. menuang

Apa yang dituang? Biji2an (beras, kacang hijau, makaroni, dsb), dan cairan (air, susu, sirup warna, minyak, dsb). Alatnya ya cuma teko, cangkir, corong. Atau dibikin main pas mandi sambil tuang2 air juga bisa. Kalau sehari2 kerja jadi hectic, ya pas weekend. Melatih apa? Koordinasi mata dan tangan, kepekaan anak terhadap ukuran, juga sensorinya. Sarannya sih, untuk anak yang usianya lebih kecil, pakai material yang ukurannya lebih besar. Misal, makaroni, kacang merah, terus beranjak ke yang lebih kecil kaya kacang kedelai, jagung, kacang hijau, dan beras.

manfaat-kegiatan-menuang-biji-bijian-dalam-montessori-1-1-1024x557-1
sumber: https://parentalk.id/manfaat-kegiatan-menuang-biji-bijian/

4. menjepit dan memindahkan benda

Alatnya cukup pakai penjepit plastik yang bisa beli online atau di toko barang2 plastik. Semakin kecil anak, semakin besar benda dan penjepitnya ya. Soalnya kan melatihnya bertahap. Benda yang dipindahkan apa aja? Kalau DD waktu itu saya kasih legonya sih. Soalnya biar enteng dan ga gampang pecah atau berantakan. Bentuknya juga ga kecil2 banget.

scalloptongs_w

nah anak dikasih jepitan itu, disuruh memindahkan benda2 kecil ditaroh ke mangkok. Lebih bagus lagi kalau benda dan mangkoknya warnanya disamakan, Nanti setelah anaknya lebih besar, bisa jepitannya diganti ke pinset plastik dan legonya diganti pompom.

2108934_0320dbd0-bfa2-47c9-b6f6-99a346611815_1560_1560

Menjepit, menuang, menggunting, dan aneka kegiatan lain yang melatih motorik halus anak ini bagus buat persiapan dia menulis nanti loh. Jadi, otot2 tangan anak sudah terlatih lewat kegiatan yang kelihatannya main2 ini. Ga langsung nanti disuruh megang pensil dan tracing pola huruf. Lebih rentan pegel dan bikin stres anak kalau tidak dipersiapkan sedini mungkin.

5. membentuk dan membangun

Untuk membentuk, bisa dikasih plastisin. Diajarin menggiling, bikin hewan, bikin buah, bikin bentuk geometri (segitiga, kerucut, lingkaran, bola, persegi, kubus, tabung, balok). Bikin alat transportasi, alat dapur, dsb banyak deh idenya. Ini melatih motorik halus juga, menguatkan otot tangan juga.

lucunya-27-kreasi-lilin-mainan-ini-bikin-nggak-percaya-160308c

Terus untuk membangun, bisa pakai lego. Legonya untuk anak yang masih kecil ukurannya lebih besar, nanti semakin besar akan semakin mengecil. Lego ini bagus loh untuk melatih imajinasi, memperkenalkan bangun ruang dan tekstur juga. DD sudah ngeh main lego itu seru sejak umur 1,5-2 mungkin ya, sebelumnya ya dia ga ngerti itu lego musti diapain, wkwkwk..

mainan_anak_lego_isi_156_pcs_incl_box

Seringnya sih, untuk mainan anak, saya googling pake keyword “mainan edukasi anak usia … th”. Nah, nanti kan keluar tuh artikel2 tentang rekomendasi mainan apa aja untuk anak. Nah saya sesuaikan deh mainan yang kira2 cocok dengan usia anak, trus apa yang mau saya kuatkan di sisi tumbuh kembang anak.

Misal, mau menguatkan motorik kasar? Main lempar tangkap bola plastik. Sudah mahir dengan bola plastik yang besar? Beralih ke bola yang lebih kecil, misal bola basket kecil trus bola tenis. Mau menguatkan motorik halus? Latihan menjumput benda, menggunakan pinset atau tweezer. Menempel stiker. Bermain warna dengan cat air, dengan kuas atau tangan atau bonggol sayuran. Memindahkan air dengan spons (meremas spons trus dikucurin di atas wadah). Bahkan memasukkan sedotan ke botol plastik aja bisa jadi seru loh.

Semangat main sama anak! ❤