kid, parenting, pendidikan, preschool, sekolah, thought

Tentang Sekolah

Kapan baiknya anak mulai sekolah?

Deuh, pertanyaan basi yang jawabannya hanya orang tua anak masing-masing lah yang tau πŸ˜€

Hari ini, DD awal masuk sekolah. Ini jelas melenceng dari rencana awal saya bahwa ingin DD sekolah resmi hanya setahun sebelum SD, yaitu di tingkat TK B. Iya, saya mengamini pendapat psikolog terkenal itu bahwa jangan terlalu dini memasukkan anak ke sekolah, karena nantinya anak akan terkena sindrom BLAST (silakan googling) dan jenuh sekolah yang berakibat buruk di masa depannya.

Tapi idealisme selalu dibenturkan dengan realita, toh? Dan akhirnya memaksa kita berkompromi, atau mencari jalan tengah terbaik, asalkan bisa survive.

Jadi, meskipun saya merencanakan DD sekolah mulai TK B, yang itu adalah 2 tahun lagi, sebenarnya saya sudah sering sounding tentang sekolah sama DD. Saya sudah ngincer beberapa sekolah yang kira-kira bakal jadi calon sekolah DD. Dari yang basis islam di belakang kantor di deket masjid, yang di ujung jalan rumah yang pakai metode montessori tapi ga basis islam, ra deket masjid di (agak) deket dari rumah, sampai tk yang semi sekolah alam yang agak melipir dan melenceng dari jalur rumah-kantor. Sudah ada 4 calon ya, dan saya sudah survey kasaran nominal biaya masuknya beberapa dari sekolah itu.

Kasaran, karena saya masih mau persiapan. Kalau mau pendidikan yang bagus, ya biar saya nabung dulu, biar ga berat2 amat. Karena meskipun jenjang sekolah “baru” TK, tapi ini adalah pondasi untuk ke jenjang berikutnya. Ada TK yang satu yayasan dengan SD jadi lulusan TK itu jelas lebih diprioritaskan untuk masuk SD yang diincer. Misal, TK Attaqwa dengan SD Attaqwa, RA Istiqlal dengan MI Istiqlal, TK Al Azhar dengan SD Al Azhar. Apa saya mau masukin DD ke sekolah2 itu? Sebagai orang tua, ya pengen ya, anak masuk sekolah terbaik. Meskipun kalau lihat biaya sekolah dan biaya sosialnya, kayanya saya mundur teratur aja deh, hahaha… Sekolah yang menyediakan ga cuma pendidikan berkualitas atau sevisi dengan orang tua, tapi dari berbagai sumber tentu kita tahu bahwa sekolah jaman sekarang juga jadi sarana mengembangkan jaringan.

Makanya saya ingin sekali membantu DD dengan cara yang saya bisa, yaitu dimulai dengan memilihkan sekolah terbaik sejak dari jenjang termuda sekalipun. Goal saya sih SD ya, tapi liat nanti deh jadinya di mana karena sampai sekarang saya belum pasti juga mau sekolahin DD di mana.

Semua keputusan impulsif akhirnya menyekolahkan DD di usia 3 tahun 8 bulan ini dimulai tentu sejak pengasuh yang saya ceritakan diΒ sini

Setelah akhirnya memantapkan diri dengan pengasuh tetangga sendiri yang pulang pergi, saya memikirkan untuk memasukkan DD ke sekolah, dengan berbagai pertimbangan. Utamanya sih supaya DD bisa lebih luas pergaulan dan wawasannya ga di rumah aja, supaya pengasuhnya bisa fokus ke kerjaan RT saat DD sekolah, dan supaya saya sebagai ibu bekerja lebih tenang karena DD sudah saya bangunkan komunitas pendukung yang lebih solid. Win win solution lah buat kondisi yang tidak ideal yang kami alami ini.

Dan balik ke cerita di atas, saya sudah ngincer beberapa sekolah. Itu DD juga saya sounding sambil mampirkan ke lokasi sekolah-sekolah itu. Nanti DD sekolah di sini, mau? Dan untuk ke-empat sekolah itu, jawabannya selalu mau πŸ˜€ Jadi karena anaknya juga mau, beneran seminggu sebelum sekolah mulai saya baru masuk dan tanya ke satu sekolah terdekat dari rumah kami. Iya, cuma satu, dan prioritas saya cuma DD bisa sekolah dekat rumah. Dan prosesnya cepat sampai saya daftar, bayar, dapat seragam, beli keperluan, dan pagi ini mengantar anak saya yang pertama itu sekolah.

Rasanya: ngawang-awang.

FYI, DD sekolah preschool ini di usianya yang 3 tahun lewat 8 bulan dan di kelasnya dia sudah jadi yang tertua πŸ˜€ saya jadi sungguh takjub bahwa orangtua jaman sekarang memang betulan memasukkan anaknya sekolah di usia dini. Saya sambil berdoa dalam hati semoga DD betulan enjoy dan ga tertekan. Meskipun saya sendiri adalah produk sekolah usia muda juga, hehe.. Tapi kalau dilihat tadi, DD senang main, excited dengan pendongeng, pas kami pamitin cuma dadah2, ga mau saya cium tapi milih cium saya, dan memang ga nangis sampai pulang. Well, semoga memang sudah siap sekolah.

Semoga ga galau lagi ❀

Ast.

 

Iklan

8 tanggapan untuk “Tentang Sekolah”

  1. Suka bacanya mbak.
    Jaman sekarang anak-anak usia muda emang udah pada sekolah. Karena emang mereka suka, banyak temannya, bisa mainan, nyanyi-nyanyi, dan aktivitas menyenangkan lainnya. Daripada di rumah ga ada temannya.
    Menurut saya sih selama anaknya suka, kurikulum sekolahnya pas, metode pembelajarannya fun, ga ada masalah. Lagian di golden age bagus banget kalau udah mulai dikenalkan berbagai hal, gampang nyantolnya. Semoga ga akan terjadi BLAST nantinya.
    Salam kenal 😊

    Suka

    1. Aa makasiiih 😊😊 iya, sepertinya kemarin sekolahnya memang masa peralihan dari main ke masuk ruangannya bagus, pakai pendongeng yang atraktif bisa menarik minat anak2. Semoga seneng terus ke depannya. Makasih banyak sudah mb Dian, salam kenal 😊

      Suka

  2. Menurut saya selama anaknya enjoy ga masalah ya bun. Setiap anak kan punya kondisi dan latar belakang yg beda.. Seperti kondisi bunda yg bekerja jadi punya waktu yang terbatas untuk stimulasi anak. Intinya sebagai orang tua kt pasti ingin yang terbaik untuk anak. Salut sama bunda! πŸ™‚

    Suka

    1. Ah, betul, tentang waktu untuk stimulasi anak. Effortnya memang kerasa besar antara tepar pulang kerja sama nemenin anak latihan nggunting πŸ˜‚
      Makasih sudah berkunjung 😊

      Suka

  3. Tahun ini jg saya berniat masukin anak tk, anak 5 thn, sayangnya kmrn dia tdk lulus seleksi masuk tk pemerintah, alternatif hrs swasta, biaya hidup dan biaya sekolah tk swasta dsini bersaing dgn biaya sewa apartenen bulanan kami, kl kyk gini saya malah berandai2…πŸ˜… andai tk di indonesia,ada byk pilihan, paud pun terjangkau, duh senangya si DD udah bs tk, anak saya smg nyusul masuk tk yg sesuai kantong saya thn ini.kamj tinggal dikota besar yg biaya hidupnya termahal dinegerinya.mau start tk aja perjuanganπŸ˜…

    Suka

    1. Wah, bahkan tk pemerintah ternyata pakai seleksi ya πŸ˜“ mungkin kalo di sini kaya sd ya, yang seleksinya usia sama zonasi. Swasta mahal, iya πŸ˜₯ DD masih playgroup belum tk πŸ˜‚πŸ˜‚
      Semoga segera bisa mendapat tk yang sesuai untuk ananda πŸ™‡
      Terima kasih sudah berkunjung 😊😊

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s